Hai Sisters! Penjualan yang tiba-tiba menurun bisa bikin pelaku usaha cemas. Apalagi jika bisnis sedang jadi sumber penghasilan utama. Tapi kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi dan bukan berarti bisnismu sedang gagal. Yang paling penting adalah bagaimana cara menyikapinya dengan tenang dan terukur.
Kalau penjualan sedang lesu, lima langkah berikut bisa membantu kamu bangkit tanpa perlu panik. Simak ya!
Langkah pertama adalah menenangkan diri. Panik justru membuat keputusan jadi tidak rasional. Coba cek kembali data penjualan, waktu penurunan, dan produk yang paling terdampak. Dari sini, kamu bisa melihat apakah penurunan bersifat sementara atau memang perlu strategi baru.
Penjualan menurun seringkali berkaitan dengan perubahan kebutuhan pelanggan. Buka kembali ulasan, pesan, atau feedback yang masuk. Jangan ragu bertanya langsung lewat media sosial atau chat pelanggan setia. Insight dari mereka bisa jadi kunci menemukan solusi yang tepat.
Coba lakukan penyegaran pada produk atau layanan. Bisa dengan memperbarui kemasan, menambah variasi, membuat bundling, atau menghadirkan promo terbatas. Tidak harus perubahan besar, yang penting relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.
Alih-alih promo besar-besaran, fokuslah pada promosi yang lebih terarah. Gunakan kanal yang paling sering digunakan pelangganmu, baik itu marketplace, media sosial, atau WhatsApp. Ceritakan nilai produkmu dengan cara yang lebih dekat dan personal.
Penjualan lesu bukan akhir segalanya. Tetap konsisten menjalankan bisnis, menjaga kualitas produk, dan melayani pelanggan dengan baik. Ingat, setiap fase bisnis punya tantangannya sendiri. Mental yang kuat akan membantu kamu bertahan dan terus belajar dari situasi ini.
Menghadapi penjualan lesu memang tidak mudah, tapi bukan sesuatu yang harus ditakuti. Dengan langkah yang tepat dan sikap yang tenang, kamu bisa menemukan peluang baru di balik tantangan.
Di Sisternet, kamu bisa belajar bersama, berbagi pengalaman, dan mendapatkan insight bisnis yang relevan. Yuk, Sisters, terus bertumbuh dan saling menguatkan dalam perjalanan membangun usaha.