Hai Sisters! Akhir tahun sering jadi waktu yang pas untuk berhenti sebentar dan melihat perjalanan selama setahun ke belakang. Bukan untuk menyalahkan diri sendiri, ya, Sisters, tapi untuk mengenal diri lebih dekat. Dari sini, kamu bisa lebih paham apa yang sebenarnya kamu butuhkan.
Refleksi akhir tahun nggak harus ribet atau serius banget. Yang penting, kamu jujur sama diri sendiri. Yuk, coba lakukan refleksi dengan cara yang lebih santai berikut ini.
Coba ingat lagi momen yang paling berkesan sepanjang tahun ini, Sisters. Bisa momen bahagia, momen sedih, atau kejadian sederhana yang ternyata punya arti besar. Dari sini, kamu bisa tahu hal apa yang sebenarnya penting buat hidupmu.
Sisters, coba tanyakan ke diri sendiri, perasaan apa yang paling sering kamu rasakan tahun ini. Apakah lebih sering capek, senang, atau merasa terbebani? Mengenali perasaan ini bisa bantu kamu lebih peka dengan kondisi diri sendiri.
Setiap tahun pasti ada tantangannya, Sisters. Coba ingat tantangan yang paling berat dan bagaimana kamu menghadapinya. Tanpa sadar, mungkin kamu sudah lebih kuat dan berani dari yang kamu kira.
Nggak semua rencana harus tercapai, dan itu nggak apa-apa, Sisters. Coba lihat dengan jujur apa yang membuat beberapa hal belum terwujud. Dari sini, kamu bisa belajar tanpa harus menyalahkan diri sendiri.
Dari semua yang kamu alami, pasti ada pelajaran yang kamu dapat, Sisters. Mungkin kamu jadi lebih tahu batas diri, apa yang bikin kamu bahagia, atau apa yang perlu kamu kurangi dalam hidup. Semua ini penting untuk langkah ke depan.
Setelah refleksi, kamu bisa mulai menentukan niat sederhana untuk tahun berikutnya, Sisters. Nggak harus target besar. Cukup fokus pada hal-hal yang ingin kamu jaga, perbaiki, atau lepaskan.
Refleksi akhir tahun bukan tentang menjadi sempurna, tapi tentang mengenal dan menerima diri sendiri. Dengan hati yang lebih sadar dan tenang, kamu bisa melangkah ke tahun baru dengan lebih siap dan penuh makna. Selamat tahun baru, Sisters!