Hai Sisters! Kamu sudah pernah berkunjung ke Kutai Kartanegara atau sering disebut Kukar? Sejak beberapa minggu belakangan perhatian ke wilayah ini meningkat seiring dengan diumumkannya bahwa ibu kota akan pindah ke wilayah Kalimantan Timur. Tepatnya di area 2 Kabupaten yakni Kutai Kertanegara dan Penajam Paser Utara.
Nah, jika kamu kebetulan sedang mengunjungi Kukar, berikut ini lokasi wisata yang bisa kamu sambangi. Check it out, Sisters!
Kedang Ipil
Sering juga disebut juga dengan Air Terjun Kendua. Wisata ini memiliki 3 tingkat dengan ketinggian mencapai 5 meter dan lebar lebih kurang 20 meter. Pada setiap tingkatan batu yang tidak tinggi itu, setiap aliran air dibatasi dengan kolam-kolam batu. Pada kolam inilah pengunjung bisa menggunakannya sebagai tempat berenang.
Kolam besar yang terletak di bagian bawah air terjun tersebut, oleh warga sekitar kolam tersebut diberi nama Kolam Pemandian Puteri Selimbur Buyeh. Kolam tersebut tidak terlalu dalam sehingga kita dapat berenang di tengah kolam tersebut.
foto: jalanwisata.id
Karena tidak terlalu tinggu, jika musim hujan atau jika air pasang bisa jadi tempat arung jeram juga, lho. Lintasan arung jeram yang terbentuk bisa sejauh kurang lebih 10 Km.
Lokasi: Desa Kedang Ipil Kecamatan Kota Bangun. Lokasinya berada lebih kurang 72 km dari Kota Tenggarong dan 59 km dari ibukota Kecamatan Kota Bangun.
Pulau Kumala
Pulau Kumala merupakan pulau kecil di tengah sungai Mahakam, di bagian sungai yang melintasi Kota Tenggarong. Pulau Kumala seluas 76 hektare ini dikelola menjadi daya tarik wisata. Jika dilihat dari udara, pulau wisata di kutai Kartanegara ini berbentuk seperti perahu yang membelah arus sungai.
Untuk memasuki pulau ini, pengunjung harus melalui jembatan repo-repo. Pada beberapa tempat di pagar jembatan disediakan tempat khusus untuk memasang “gembok cinta” (love padlock). Dalam bahasa lokal, gembok disebut repo. Itulah kenapa akhirnya jembatan itu diberi nama ‘repo-repo’.
Ada berbagai objek menarik di pulau kumala. Di pulau wisata di KuKar ini terdapat patung raksasa Lembuswana, lambang kerajaan Kutai di masa silam. Terdapat juga candi pura Pasak, sebuah bangunan bercorak agama Hindu, yang merupakan agama sebagian masyarakat Dayak. Ada juga Rumah Lamin yang sekaligus berfungsi sebagai pusat informasi kebudayaan Dayak.
Lokasi : Jalan K.H. Ahmad Muksin, Timbau, Tenggarong, Kabupaten Kutai kertanegara, Kalimantan Timur.
Borneo Orangutan Survival (BOS)
BOS adalah salah satu daya tarik wisata di Kutai Kartanegara yang unik dan tidak ada di tempat lain di Indonesia bahkan dunia. Yayasan BOS merupakan organisasi pelestarian orang utan. Sejak 1991 telah berhasil menyelamatkan dan merehabilitasi lebih dari 1000 orang utan, korban dari berbagai bentuk ancaman kepunahan yang disebabkan oleh manusia.
Areal BOS Samboja memiliki luas wilayah kurang lebih 1800 Ha dan menjadi tempat perlindungan satwa liar, terutama bagi Orang utan dan Beruang Madu yang tidak dapat dilepasliarkan ke alam karena penyakit, umur yang sudah tua, dan cacat lainnya.
Sebagai salah satu wisata di KuKar, BOS dengan program Samboja Lodge-nya menawarkan daya tarik wisata yang sangat unik, yaitu wisatawan dapat mengikuti proses reintroduksi atau pelepasan kembali orang utan ke habitat alaminya. Paket-paket wisata yang ditawarkan pun bukan merupakan paket wisata biasa yang sekedar menawarkan rekreasional, tetapi paket wisata yang menawarkan pengalaman dan pengetahuan lebih mengenai Program Rehabilitasi Satwa.
Lokasi: Jalan Balikpapan – Handil km 44 Kel. Margomulyo, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Ladaya
Nama Ladaya merupakan akronim dari Ladang Budaya. Lokasi ini baru dibuka sejak Juni 2015. Di dalamnya dilengkapi berbagai wahana menarik mulai dari outbond, mini zoo alias kebun binatang mini, paint ball, aula, hingga fasilitas penginapan yang dinamakan Rumah Odah Rehat.
Mini zoo di lokasi wisata ini memiliki berbagai jenis hewan khas Kalimantan Timur seperti burung merak, burung enggang, uwa-uwa, beruang madu, dan masih banyak lagi jenis binatang lainnya.
Arena outbond-nya ini menawarkan berbagai fasilitas permainan outdoor yang memacu adrenaline seperti flying fox atau kamu juga bisa mencoba berjalan di atas papan dengan ketinggian 4 meter, maupun bermain menyusuri titian di atas sebuah tali dari baja. Permainan ini tak hanya seru dimainkan oleh orang-orang dewasa saja, tetapi juga bisa dicoba oleh anak-anak.
Lokasi: Jl. H. Bahrin Semen Kelurahan Mangkurawang , Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Nah, buat kamu yang belum pernah ke Kukar, kapan mau main ke sana, Sisters?